Percaya Diri Menulis Dalam Bahasa Inggris Walau Dengan Kemampuan Pas-pasan

Dengan kemampuan bahasa Inggris yang pas-pasan, maka menulis dalam bahasa Inggris bagiku semula adalah sesuatu yang musykil. Namun setelah mencoba beberapa kali, dengan (menantang diri untuk) mengisi situs pewarta warga Internasional (berbahasa Inggris), akhirnya aku semacam menemukan resep tersendiri. Mungkin kawan-kawan Wikimu (khususnya yang mengalami kendala dalam menulis dalam bahasa Inggris) dapat ikut menyempurnakan kiat yang aku utarakan berikut ini:

1. Menulis dengan baku dan efektif

Karena kesulitan menulis langsung ke dalam bahasa Inggris, maka hal pertama yang aku kerjakan adalah menulis dalam bahasa Indonesia. Namun aturan penulisannya aku perketat, dengan membuat kalimat demi kalimat se-efektif mungkin. Efektif, aku artikan saja, tidak ada kata-kata dalam kalimat yang percuma. Atau, jika masih ada kata tertentu yang bisa dibuang, maka suatu kalimat belum-lah efektif.

Kemudian, aku juga menulis dengan bahasa Indonesia yang se-baku mungkin. Aku juga menghindari tata-kalimat yang tidak/belum lengkap (Subyek, Obyek dan Predikatnya), serta menghindari penulisan dengan banyak anak kalimat.

Hal lain ialah, aku menghindari penggunaan kata yang “belum dikenal” oleh kamus umum bahasa Indonesia. Jadi, aku (terpaksa) menulis dengan gaya bahasa yang (sangat) baku juga.

2. Menggunakan mesin penerjemah secara bijak

Setelah tulisan ber-bahasa Indonesia jadi, maka proses berikutnya aku menggunakan mesin penerjemah. Mesin penerjemah yang biasa aku gunakan  adalah google-translate. Dalam proses ini biasanya akan ditemukan beberapa error penerjemahan (biasanya error terjadi karena proses nomor 1 di atas tidak sempurna). Nah, baik kalimat hasil terjemahan yang error maupun “kelihatan tidak error” perlu diteliti ulang. Jadi harus mengingat-ingat lagi pelajaran sekolah tentang grammar, structure dan sentence.

Beberapa kata, mungkin memang belum ada di dalam sistem google-translate (atau mesin penterjemah lain), jadi harus kita terjemahkan sendiri atau kita cari melalui kamus. Bahkan seringkali, tulisan asli yang berbahasa Indonesia harus aku rombak ulang, dan kemudian aku terjemahkan kembali, dalam rangka mendapatkan hasil yang paling pas.

3. Kamus Istilah dan Tesaurus Bahasa Inggris

Untuk mengecek diksi atau pilihan kata yang paling sesuai dengan makna yang dikehendaki, seringkali aku harus menggunakan tiga buah kamus. Kamus Pertama ialah Concise Oxford Dictionary (kamus Istilah), yang akau gunakan terutama untuk mengecek terjemahan dari google-transalate. Selain itu aku menggunakan Tesaurus Dictionary (Baik tesaurus Indonesia maupun kamus tesaurus Bahasa Inggris), untuk meneliti ulang dan mendapatkan diksi dan makna yang sebaik-baiknya.

Akhirnya, keluasan pengetahuan umum, rasa bahasa, serta memahami konteks lintas budaya, akan makin memperkaya dan menyempurnakan tulisan berbahasa Inggris tadi. Baik dari tata bahasa, hingga pada persoalan dalam melukiskan makna yang terbaik. Ada beberapa kendala lain, yang akan kita jumpai dalam proses ini, saran saya ialah: PD (percaya diri) saja lah!

Mungkin kawan-kawan yang belajar linguistik dan penerjemahan atau sastra Inggris akan tertawa ngakak membaca kiat ini, monggo saja.

Oke kawan, inilah tulisan kiat dari seorang yang dulu (sewaktu sekolah), sering tidak menyimak jikalau Pak Guru Bahasa Inggris sedang memberi pelajaran.

About aim

Iam Inspirator in my environment. Journalism is my major, inter milan is my favorite club, reporter wish i will.

Posted on October 13, 2009, in Bahasa Inggris. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: