<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Lasak</title>
	<atom:link href="http://anudanu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anudanu.wordpress.com</link>
	<description>Warungsolusi.wordpress.com</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 15:07:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anudanu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Lasak</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anudanu.wordpress.com/osd.xml" title="Lasak" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anudanu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Steve Jobs speech</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/26/steve-jobs-speech/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/26/steve-jobs-speech/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 22:31:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=831</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah Pidato memikat dari Steve Jobs (pendiri Apple &#38; Pixar) dalam acara wisuda Universitas Stanford angkatan 2005. &#160; &#8216;You&#8217;ve got to find what you love,&#8217; Jobs says Saya merasa terhormat bersama kalian hari ini dalam acara wisuda salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah diwisuda. Sejujurnya saya katakan, saat ini merupakan saat-saat terdekat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=831&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah Pidato memikat dari Steve Jobs (pendiri Apple &amp; Pixar) dalam acara wisuda Universitas Stanford angkatan 2005.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8216;You&#8217;ve got to find what you love,&#8217; Jobs says</p>
<p>Saya merasa terhormat bersama kalian hari ini dalam acara wisuda salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah diwisuda. Sejujurnya saya katakan, saat ini merupakan saat-saat terdekat saya pada sebuah acara wisuda. Hari ini saya ingin menceritakan kepada kalian 3 cerita pendek hidup saya. Hanya itu. Biasa-biasa saja. Hanya 3 cerita&#8230;&#8230;..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>CERITA PERTAMA TENTANG PENGHUBUNGAN MOMEN-MOMEN.</strong></p>
<p>Saya drop out dari Reed College setelah enam bulan pertama, tetapi saya tetap berada di lingkugan kampus selama kurang lebih 18 bulan sebelum saya benar-benar memutuskan untuk berhenti. Mengapa saya dropout?</p>
<p>Ini dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah seorang mahasiswi muda sebuah perguruan tinggi yang hamil di luar nikah dan dia memutuskan saya untuk diadopsi. Dia mempunyai keinginan yang kuat bahwa saya harus diadopsi oleh pasangan lulusan sebuah universitas, jadi segala sesuatunya sudah disiapkan dari awal bahwa saya akan diadopsi sejak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Selain itu, ketika saya dilahirkan mereka memutuskan bahwa mereka sangat menginginkan seorang bayi perempuan di menit-menit terakhir. Sehingga orangtua angkat saya, yang menunggu giliran, mendapat telepon ditengah malam: &#8220;Kami mempunyai seorang bayi lelaki yang tidak diharapkan, apakah kamu menginginkannya?&#8221; Mereka menjawab: &#8220;tentu!&#8221;.</p>
<p>Ibu kandung saya kemudian mengetahui bahwa ibu saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah saya tidak lulus SMA. Dia kemudian menolak untuk menandatangani perjanjian adopsi. Meskipun, akhirnya hatinya luluh ketika orangtua saya berjanji bahwa saya akan kuliah suatu hari nanti.</p>
<p>17 tahun kemudian, saya memang benar-benar kuliah. Waktu itu saya yang masih naif, memilih perguruan tinggi yang biaya pendidikannya hampir sama dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan yang dimiliki oleh orang tua saya habis untuk membiayai kuliah saya. Setelah enam bulan, saya tidak melihat bahwa hal ini sebegitu bernilainya. Sama sekali saya tidak tau apa yang sebenarnya ingin saya lakukan dalam hidup dan tidak tahu apakah kuliah akan menolong saya untuk menjawab itu semua. Di lain pihak, saya menghabiskan seluruh uang yang orang tua saya tabung sepanjang hidup mereka. Sehingga saya memutuskan untuk keluar dan mencoba untuk menguatkan diri bahwa apa yang saya lakukan tidak salah. Cukup menakutkan waktu itu, tetapi jika saya mengenang kembali, itu adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat. Saat saya memutuskan untuk keluar, saya dapat berhenti mengambil kelas-kelas yang tidak menarik perhatian saya,dan hanya menghadiri kelas yang benar-benar menarik.</p>
<p>Akan tetapi, tidak lah semuanya romantis. Saya tidak tinggal di asrama, sehingga harus tidur di lantai teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Cola untuk ditukar dengan 5 sen yang akan saya gunakan untuk membeli makanan, dan saya akan berjalan sejauh 7 mil (+/- 10km) menuju kota lain setiap minggu malam untuk memperoleh makanan yang baik di candi Hare Krishna. Saya sangat menyukainya.</p>
<p>Kejadian-kejadian di mana saya menemui sandungan untuk mengikuti apa kata hati saya menjadi sesuatu yang tidak dapat dinilai dengan uang nantinya. Saya berikan satu contoh:</p>
<p>Saat itu, Reed College menawarkan kuliah kaligrafi yang mungkin merupakan yang terbaik di negara ini. Di sepanjang kampus tiap poster dan label yang dibuat sangatlah indah. Oleh karena saya drop out dan tidak mengikuti kelas normal, saya memutuskan untuk mengambil kelas kaligrafi untuk belajar bagaimana membuat itu semua. Saya belajar tentang tipe-tipe serif dan san serif, variasi jumlah spasi yang diperlukan di antara kombinasi-kombinasi huruf yang berbeda, dan juga tentang apa yang membuat tipografi sangat megah. Itu semua sangatlah indah, bersejarah, dan artistik di mana science tidak dapat menangkap itu semua, dan saya kira itu semua sangatlah menakjubkan.</p>
<p>Tidak satu pun dari ini semua memiliki setidaknya harapan untuk menjadi sesuatu yang berguna bagi hidup saya. Akan tetapi sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendesain komputer Macintosh pertama, semuanya seperti datang kembali kepada saya. Dan saya mendesain semuanya ke dalam Mac. Komputer itu merupakan komputer pertama yang didesain dengan tipografi yang indah. Jika saya tidak pernah mengambil kuliah itu sewaktu di kampus, Mac tidak akan mungkin mempunyai beragam tipe huruf atau spasi huruf-huruf yang proporsional. Dan semenjak Windows mengkopi Mac, sepertinya tidak ada PC yang memiliki hak milik itu semua. Jika saya tidak pernah drop out, saya tidak akan pernah mengikuti kuliah kaligrafi dan PC mungkin tidak akan pernah memiliki tipografi yang indah. Tentu saja sangatlah mustahil untuk menghubungkan semua momen-momen di masa depan ketika saya masih di kampus. Tetapi sangat, sangat jelas ketika saya menghubungkannya sepuluh tahun kemudian.</p>
<p>Lagi-lagi anda tidak akan pernah dapat menghubungkan momen-momen itu ke depan, anda hanya dapat menghubungkan itu semua dengan melihat ke belakang. Anda harus percaya kepada sesuatu &#8211; keberanian anda, takdir, hidup-mati, karma, apapun itu. Pendekatan ini tidak pernah membuat saya menyerah, akan tetapi membuat seluruh perubahan dalam hidup saya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>CERITA KEDUA : TENTANG CINTA DAN KEHILANGAN.</strong></p>
<p>Saya beruntung bahwa saya mengetahui apa yang ingin saya lakukan sejak awal. Woz dan saya memulai Apple di garasi rumah saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami berdua bekerja keras dan dalam sepuluh</p>
<p>tahun Apple berkembang dari hanya dua orang dalam sebuah garasi menjadi perusahaan bernilai $2 milyar dengan lebih dari 4000 pekerja.</p>
<p>Kami baru merilis ciptaan terbaik kami &#8211; Macintosh – setahun sebelumnya, di mana saat itu saya baru berusia 30 tahun. Akan tetapi kemudian saya dipecat. Bagaimana mungkin anda dipecat oleh perusahaan yang dibangun oleh anda sendiri? Well, dengan berkembangnya Apple kamu mempekerjakan orang-orang yang saya pikir sangat berbakat untuk menjalankan perusahaan dengan saya, dan untuk tahun-tahun pertama semuanya berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi visi kami tentang masa depan menjadi berbeda dan kadang-kadang ini semua menjatuhkan kami.</p>
<p>Sehingga akhirnya Dewan Direktur memutuskan berpihak kepadanya. Sehingga saat berusia 30 saya dipecat dan berita ini terpublikasi ke khalayak ramai. Apa yang menjadi fokus hidup saya hilang, dan itu semua sangatlah menghancurkan saya.</p>
<p>Saya benar-benar tidak mengetahui apa yang harus saya lakukan untuk beberapa bulan. Saya merasa bahwa saya telah membiarkan generasi pengusaha sebelumnya runtuh. Saya bertemu dan meminta maaf kepada David Packard dan Bob Noyce. Kesalahan saya sudah diketahui oleh publik, sehingga melarikan diri dari valley pun tidak ada artinya.</p>
<p>Kemudian, saya pun tersadar akan sesuatu : saya masih cinta apa yang saya lakukan. Peralihan yang terjadi di Apple tidak mempengaruhi pemikiran tersebut. Saya memang dipecat, tetapi saya masih mencintai bidang ini. Maka saya pun memutuskan untuk memulainya kembali.</p>
<p>Di kemudian hari, saya merasakan bahwa pemecatan saya oleh Apple merupakan hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya. Beban untuk menjadi sukses digantikan oleh langkah yang ringan sebagai seorang pemula lagi, sedikit keyakinan terhadap segala sesuatu. Hal tersebut membuat saya memasuki salah satu periode paling kreatif dalam hidup saya.</p>
<p>Dalam lima tahun selanjutnya, saya memulai sebuah perusahaan yang diberi nama NeXT dan Pixar, dan saya pun jatuh cinta kepada seorang wanita yang mempesona yang kemudian menjadi istri saya. Pixar kemudian memulai untuk menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang menjadi studio animasi film terbaik di dunia. Kemudian terjadi peralihan yang luar biasa, Apple membeli NeXT, saya kembali ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung teknologi Apple saat ini. Dan Laurene dan saya mempunyai sebuah keluarga yang bahagia.</p>
<p>Saya yakin semua tidak akan pernah terjadi jika saya tidak dipecat oleh Apple. Ini merupakan obat mujarab yang sangat pahit, tapi setiap pasien membutuhkannya, saya pikir. Kadang-kadang kehidupan menghancurkan anda dengan amat kejam. Jangan hilang kepercayaan. Saya yakin bahwa satu hal yang bisa membuat saya bertahan adalah bahwa saya mencintai apa yang saya lakukan. Kita harus mencari apa yang sebenarnya kita cintai. Dan adalah benar bahwa pekerjaan kita adalah kekasih kita. Pekerjaan kita akan mengisi sebagian besar hidup kita.</p>
<p>Dan satu-satunya jalan untuk bisa mencapai kepuasan sejati adalah melakukan apa yang kamu yakini adalah kerja yang hebat. Dan satu-satunya jalan melakukan kerja yang hebat adalah mencintai apa yang kamu lakukan. Jika kita belum menemukannya, carilah! Jangan diam!</p>
<p>Karena ini semua berhubungan dengan hati, kita akan mengetahuinya ketika kita menemukannya. Dan seperti sebuah hubungan yang hebat, hal itu akan menjadi lebih baik dan lebih baik dengan bergulirnya waktu.</p>
<p>Jadi, tetaplah mencarinya sampai kalian menemukannya. Jangan diam!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>CERITA KETIGA SAYA ADALAH TENTANG KEMATIAN.</strong></p>
<p>Ketika saya berumur 17 tahun, saya membaca sebuah moto: &#8220;Jika kita hidup setiap hari seperti hari terakhir bagi kita, kita akan menciptakan sesuatu yang benar-benar besar akhirnya.&#8221; Moto tersebut</p>
<p>sangatlah mengesankan saya, dan sejak itu, selama hampir 33 tahun, saya bercermin setiap pagi dan bertanya kepada diri saya sendiri:</p>
<p>&#8220;Jika hari ini adalah hari terakhir saya, apakah saya akan melakukan apa yang seharusnya saya lakukan?&#8221; Dan ketika jawabannya &#8220;tidak&#8221;, saya tau bahwa ada sesuatu yang harus saya rubah.</p>
<p>Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah alat yang sangat penting dalam membantu membuat pilihan-pilihan besar dalam hidup saya.</p>
<p>Oleh karena hampir segalanya&#8211; harapan, status, ketakutan, rasa malu, atau gagal-semuanya akan sirna ketika kita menghadapi kematian. Dan hanya meninggalkan apa yang benar-benar penting. Mengingat bahwa anda akan segera mati adalah jalan terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan pemikiran bahwa anda memiliki sesuatu yang harus anda lepaskan. Kita semua sudah telanjang. Tidak ada alasan anda tidak mengikuti apa kata hati anda.</p>
<p>Sekitar setahun lalu, saya didiagnosa mengidap kanker. Saya dipindai pada jam 7.30 pagi, dan hasilnya menunjukkan dengan jelas ada segumpal tumor pada pankreas saya. Saya bahkan tidak mengetahui apa itu pankreas. Dokter mengatakan bahwa ini merupakan jenis kanker yang</p>
<p>hampir tidak dapatdisembuhkan, dan harapan hidup saya tidak lebih dari tiga sampai enam bulan lagi. Dokter saya menyarankan saya untuk beristirahat di rumah dan melakukan hal-hal yang sangat saya inginkan, di mana ini merupakan sebuah kode darinya untuk mempersiapkan kematian. Ini berarti saya harus mencoba untuk menceritakan kepada anak-anakmu apa yang kamu pikirkan dalam 10 tahun ke depan hanya dalam beberapa bulan. Ini berarti bahwa saya harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sehingga segalanya menjadi lebih mudah bagi keluarga saya. Ini berarti saya harus mengucapkan perpisahan.</p>
<p>Saya hidup dengan diagnosis tersebut sepanjang hari. Sampai pada suatu senja saya melakukan biopsi, di mana mereka memasukkan sebuah endoskop ke tenggorokan, melewati perut, dan memasukkannya ke usus besar saya. Kemudian dokter akan memasukkan jarum ke pankreas saya dan</p>
<p>mengambil beberapa sel kanker dari tumornya. Saya sudah ikhlas, akan tetapi istri saya yang mendampingi saya, mengatakan bahwa ketika mereka mengamati sel-sel itu dengan mikroskop para dokter terharu mengetahui bahwa kanker tersebut berubah ke dalam bentuk kanker pankreas yang</p>
<p>sangat jarang dan itu semua dapat disembuhkan dengan operasi bedah.</p>
<p>Saya kemudian dibedah dan akhirnya saya baik-baik saja sekarang.</p>
<p>Waktu-waktu itu merupakan waktu yang paling dekat bagi saya menghadapi kematian, dan saya harapkan dalam beberapa dekade ke depan.</p>
<p>Menghadapi itu semua, saya dapat mengatakan kepada kalian dengan sedikit lebih yakin waktu kematian merupakan sebuah konsep intelektual yang berguna dan murni:</p>
<p>Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Bahkan orang yang menginginkan masuk surga pun tidak ingin mati untuk mendapatkannya.</p>
<p>Namun kematian merupakan sebuan tujuan yang kita semua miliki. Tidak ada seorang pun yang dapat lolos darinya. Dan memang demikian adanya, karena kematian merupakan penemuan terhebat dalam kehidupan.</p>
<p>Ia merupakan agen pengubah kehidupan. Ia akan menyingkarkan yang tua untuk membuka jalan bagi yang lebih muda. Sekarang ini masih baru bagi kalian, tetapi suatu hari tidak lama dari sekarang, kalian akan menjadi tua dan akan tersingkir. Maafkan jika terlalu didramatisasi, tapi ini benar adanya.</p>
<p>Waktu kita sangat terbatas, jadi jangan buang itu percuma untuk hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan suara-suara orang lain yang akan meredam suara hati kita sendiri. Dan yang terpenting, mempunyai keberanian untuk mengikuti hati dan intuisi anda. Entah bagaimana caranya, mereka telah mengetahui apa yang benar-benar kalian ingin lakukan. Selain itu semua hanyalah pelengkap.</p>
<p>Ketika saya masih muda, terdapat sebuah publikasi yang sangat mengagumkan yang bernama The Whole Earth Catalog, yang mirip seperti sebuah kitab suci dalam generasi saya. Publikasi ini diciptakan oleh seorang mahasiswa bernama Stewart Brand di Menlo Park, tidak jauh dari sini, dan dan dia membawanya ke dalam kehidupan dengan sentuhan puitisnya. Ini semua terjadi pada akhir tahun 1960-an, sebelum PC dipublikasikan, sehingga itu semua dibuat oleh juru tik, gunting, dan kamera polaroid. Ini semua seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum Google lahir; Itu semua sangatlah idealistis, dan dibanjiri dengan alat-alat dan pemikiran yang hebat.</p>
<p>Stewart dan timnya mempublikasikan beberapa issue dalam The Whole Earth Catalog, dan ketika dimulai kursus tentang itu, mereka mempublikasikan Final Issue. Itu terjadi pada pertengahan 70-an,</p>
<p>ketika saya seusia kalian. Pada sampul belakang dari Final Issue mereka terdapat foto sebuah jalan di pedesaan pada waktu pagi hari, yang mungkin akan membuat kita berpikir untuk menjelajahinya jika kita berjiwa petualang. Di bawahnya terdapat kata-kata: &#8220;Stay Hungry. Stay Foolish.&#8221; Kata-kata tersebut merupakan pesan terakhir mereka sebelum mereka lulus. Stay Hungry. Stay Foolish. Dan saya selalu mengingatkannya kepada diri saya.</p>
<p>Dan sekarang, dengan kelulusan kalian semua, saya mengharapakannya kepada kalian semua.</p>
<p>Stay Hungry. Stay Foolish.</p>
<p>Stave Jobs</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/831/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/831/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=831&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/26/steve-jobs-speech/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dua Kata untuk Dihindari, Dua Kata untuk Diingat</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/26/dua-kata-untuk-dihindari-dua-kata-untuk-diingat/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/26/dua-kata-untuk-dihindari-dua-kata-untuk-diingat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 22:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Arthur Gordon Yang paling menggairahkan dan memuaskan adalah wawasan yang muncul tiba-tiba yang membuat kita berubah menjadi sosok yang lain, bukan hanya berubah, tetapi berubah untuk menjadi lebih baik. Saat seperti itu memang langka, tapi kita semua pasti pernah mengalaminya. Kadang-kadang asalnya dari buku, dakwah, khotbah, syair dalam sebuah puisi. Kadang-kadang dari seorang sahabat&#8230; Pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=832&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Arthur Gordon Yang paling menggairahkan dan memuaskan adalah wawasan yang muncul tiba-tiba yang membuat kita berubah menjadi sosok yang lain, bukan hanya berubah, tetapi berubah untuk menjadi lebih baik. Saat seperti itu memang langka, tapi kita semua pasti pernah mengalaminya. Kadang-kadang asalnya dari buku, dakwah, khotbah, syair dalam sebuah puisi. Kadang-kadang dari seorang sahabat&#8230; Pada hari yang dingin itu di Manhattan, sambii menunggu di sebuah restoran kecil bergaya Prancis, aku merasa jengkel dan tertekan. Karena beberapa salah perbitungan yang kulakukan, sebuah proyek yang sangat penting dalam kehidupanku menjadi berantakan. Bahkan kemungkman bertemu dengan seorang sahabatku (si “Orang Tua”, begitu panggilan sayangku kepadanya) tidak berhasil membuatku gembira sebagaimana biasanya. Aku duduk di situ dengan alis berkerut, di meja bertaplak kotak-kotak, membayangkan masa lalu yang suram. Akhirnya, dia muncul menyeberangi jalan, dibalut jasnya yang sudah kuno, mengenakan topi dari kain yang tak karuan bentuknya, menutupi kepalanya yang botak, lebih mirip orang cebol yang energik daripada seorang psikiater ternama. Kantornya tidak jauh dari situ; aku tahu, dia baru saja selesai memeriksa pasiennya yang terakhir. Usianya sudah hampir delapan puluh tahun, tetapi dia masih bekerja penuh, masih tetap menjabat sebagai direktur sebuah Yayasan besar, masih tetap suka bermain golf jika punya waktu luang. Ketika dia sudah tiba dan duduk di sebelahku, pelayan sudah dengan sigap membawakan sebotol bir seperti kebiasaannya yang tak pernah berubah. Sudah beberapa bulan aku tidak bertemu dengannya, tetapi dia masih tetap tegar sebagaimana biasanya. &#8220;Nah, anak muda,&#8221; katanya tanpa basa-basi, &#8220;apa yang mengganggu pikiranmu?&#8221; Sudah lama aku terbiasa dengan sikapnya yang selalu tanggap- maka aku pun mulai menceritakan masalah yang menggangguku. Dengan kebanggaan yang memilukan, aku berusaha untuk jujur, tidak menyalahkan siapa-siapa, kecuali diriku, atas kekecewaanku. Kukatakan semuanya, semua penilaianku yang keliru, tindakanku yang salah. Aku terus bicara sekitar lima belas menit, sementara si Orang Tua itu meneguk minumannya dengan tenang. Setelah aku selesai bicara, dia meletakkan gelasnya. &#8220;Ayoo,&#8221; katanya, &#8220;mari kita kembali ke kantorku.&#8221; &#8220;Kantormu! Ada yang lupa!&#8221; &#8220;Tidak,&#8221; sahutnya dengan ringan. &#8220;Aku ingin melihat reaksimu terhadap sesuatu. Itu saja.&#8221; Hujan yang dingin mulai turun di luar, tetapi kantomya hangat dan nyaman dan sudah kukenal baik: dinding yang penuh buku, sofa panjang dari kulit, foto Sigmund Freud yang bertanda tangan, tape recorder di dekat jendela. Sekretarisnya sudah pulang. Kami hanya berdua saja. Si Orang Tua mengambil pita dari dalam kotak yang rata, lalu memasukkannya ke dalam mesin tersebut. &#8220;Dalam pita ini,&#8221; katanya, &#8220;ada tiga buah rekaman yang dibuat oleh tiga orang yang datang menemuiku untuk mina tolong. Tentu saja mereka tanpa nama. Coba kaudengarkan rekaman ini dan aku ingin tahu apakah kau bisa menangkap rasa yang terdiri atas dua kata yang merupakan persamaan dalam ketiga kasus ini.&#8221; Dia tersenyum. &#8220;Jangan bingung begitu dong. Aku punya alasan sendiri.&#8221; Menurutku. kesamaan di antara ketiga pemilik suara dalam pita itu adalah perasaan tidak bahagia. Orang pertama yang berbicara jelas mmgalami kerugian atau kegagalan dalam bisnis; dia memaki dirinya sendiri karena tidak bekerja lebih keras, karena tidak melihat jauh ke depan. Wanita yang berbicara selanjutnya belum pernah menikah kare­na metasa punya kewajihan kepada ibunya yang sudah menjanda. De­ngan nada getir dia menceritakan semua peluang menikah yang terpaksa dilewatkannya. Suara ketiga milik seorang ibu anak remaja yang berurusan dengan polisi; dia terus menyalahkan dirinya sendiri. Si Orang Tua mematikan mesin, lalu bersandar di kursinya. &#8220;Enam kali daam ketiga rekaman itu digunakan frase yang sarat dengan racun yang halus&#8221;. Bisakah kamu menangkapnya! Tidak bisa! Mungkin karena kamu menggunakannya tiga kali di restoran tadi.&#8221; Dia mengambil kotak yang tadi berisi pita itu, dan melemparkannya kepadaku. &#8220;Frase itu adalah labelnya. Dua kata yang paling menyedihkan dalam bahasa apapun.. Kulihat label kotak itu. Tampak ditulis dengan rapi menggunakan tinta merah kata-kata: Kalau saja.. &#8220;Kau pasti akan terpana,&#8221; kata si Orang Tua, &#8220;kalau kau tahu sudah berapa ribu kali aku duduk di kursi ini dan mendengarkan kalima. kalimat memilukan yang dimulai dengan kedua kata itu. &#8216;Kalau saja&#8217; begitu kata para pasienku, &#8216;aku melakukannya dengan cara yang berbeda—atau tidak melakukannya sama sekali. Kalau saja aku tidak kehilangan kendali, mengucapkan kata-kata keji, melakukan tindakan licik, berbohong. Kalau saja aku lebih bijaksana, atau tidak egois, atau lebih bisa mengendalikan diri.&#8217; Mereka terus saja berbicara sampai aku meminta mereka berhenti bicara. Kadang-kadang kuminta mereka men­dengarkan rekaman yang baru saja kaudengar. &#8216;Kalau saja,&#8217; kataku kepada mereka, &#8216;kalian berhenti mengatakan kalau saja, mungkin kita bisa mulai membicarakannya!&#8221; Si Orang Tua melonjorkan kakinya. &#8220;Yang menjadi masalah dengan &#8216;kalau saja,&#8217; &#8221; katanya, &#8220;adalah bahwa hal itu tidak akan bisa mengubah apa-apa. Kata-kata itu membuat orang tetap menghadapi cara yang salah—melihat ke belakang, bukan ke depan. Kata-kata itu hanya membuang-buang waktu saja. Akhirnya, kalau kau menjadikannya sebagai kebiasaan, kata-kata itu bisa benar-benar menjadi hambatan, menjadi dalih karena tidak berusaha melakukan apa-apa.&#8221; &#8220;Coba kita bicarakan kasusmu: rencanamu tidak berhasil. Kenapa, ”Sebab kau melakukan beberapa kesalahan. Sebetulnya tidak apa-apa: setiap orang pemah melakukan kesalahan. Dari kesalahanlah kita memetik pelajaran. Tapi, ketika kau menceritakannya kepadaku, me-ngeluhkan ini, menyesali itu, kau tidak memetik pelajaran apa pun.&#8221; &#8220;Dari mana kau tahu?&#8221; tanyaku dengan nada memhela diri. &#8220;Sebab,&#8221; kata si Orang Tua, &#8220;kau selalu membicarakan masa lalu. Tidak sekali pun kau menyinggung masa depan. Dan—jujur saja!— kau menikmatmya. Ada unsur tertentu dalam diri kita yang membuat kita senang menyebut-nyebut kesalahan lama. Bukankah, dengan menceritakan hal-hal yang dialami si tokoh lama, kita tetap berada di tengah pentas?&#8221; Kugelengkan kepala dengan murung, &#8220;Jadi, bagaimana memperbaikinya.?” “Geser fokusnya,&#8221; tukas si Orang Tua dengan cepat. &#8220;Ganti kata kuncinya dan ganti dengan frase yang membangkitkan semangat, bukan yang menjerumuskan.&#8221; &#8220;Kata-kata apa yang bisa kausarankan?&#8221; &#8220;Singkirkan kata-kata &#8216;kalau saja&#8217;; dan ganti dengan &#8216;lain kali.&#8217; &#8221; &#8220;Lain kali.&#8221; &#8220;Ya, benar. Aku sudah sering menyaksikan kata-kata itu membuah-kan keajaiban, langsung di ruangan ini. Selama pasien terus saja me­ngatakan &#8216;kalau saja,&#8217; dia terus tenggelam dalam kesulitan. Tapi, di saat dia menatap mataku dan berkata &#8216;lain kali,&#8217; aku tahu bahwa dia sedang menuju jalan keluar dari permasalahannya. Ini berarti bahwa dia sudah memutuskan untuk menerapkan pelajaran yang dipetiknya dari pengalamannya, betapa pun suramnya atau menyakitkannya hal itu. Itu berarti dia akan menyingkirkan rintangan kekecewaan, maju ke depan, mengambil tindakan, memulihkan kehidupannya. Cobalah sendiri. Akan kausaksikan hasilnya.&#8221; Temanku yang sudah lanjut usia itu berhenti bicara. Di luar, bisa kudengar bisikan hujan di jendela. Kucoba untuk menyingkirkan satu frase dari henakku dan menggantikannya dengan frase lain. Tentu ha­nya dalam bayanganku saja, tetapi bisa kudengar kata-kata baru itu terpasang dengan pas, mengeluarkan suara &#8220;klik.&#8221; &#8220;Satu hal lagi,&#8221; kata si Orang Tua itu. &#8216;Terapkan kiat kecil ini pada berbagai hal yang masih bisa diperbaiki.&#8221; Dari lemari buku di belakang-nya ditariknya sebuah buku yang mirip sebuah buku harian. &#8220;Ini catatan harian yang disimpan satu generasi yang lalu oleh seorang wanita yang menjadi guru di kampung halamanku. Suaminya seorang lelaki yang ramah, tapi selalu gagal. menawan hati, tapi tidak becus sebagai pencari nafkah. Wanita ini harus membesarkan anak-anak, membayar tagihan, menyatukan keluarga. Buku hariannya sarat dengan kata-kata penuh murah yang ditujukan kepada ketidakbecusan Jonathan. Kemudian, Jonathan meninggal dan tidak ada lagi yang tertulis didalam buku itu kecuali satu, beberapa tahun kemudian, begini tulisannya: &#8216;Hari ini aku diangkat menjadi pengawas sekolah, dan seharus nya aku bangga. Tapi, seandainya aku tahu ada Jonathan di luar sana di balik bintang-bintang, dan seandainya aku tahu bagaimana caranya aku akan menemuinya malam ini.&#8217; &#8221; Si Orang Tua menutup buku itu dengan santun. &#8220;Kaulihat kan.” Yang dikatakannya adalah, “kalau saja; kalau saja, aku menerimanya, kesalahannya, dan sebagainya; kalau saja aku mencintainya ketika masih bisa melakukannya.” &#8220;Dikembalikannya buku itu ke tempatnya semula di rak. &#8220;Itulah saat ketika kata-kata menyedihkan itu paling memilukan: ketika sudah terlambat untuk memperbaikinya.&#8221; Dia bangkit dengan gerakan agak kaku. &#8220;Nah, pelajaran sudah selesai. Sungguh menyenangkan bisa bertemu lagi denganmu, anak muda. Selalu menyenangkan. Nah, sekarang tolong carikan taksi, agar aku bisa pulang.&#8221; Kami keluar dari gedung itu, memasuki kegelapan malam yang disirami hujan. Kulihat sebuah taksi yang sedang melaju dan berlari menghampirinya, tapi seorang pejalan kaki lainnya lebih cepat dariku. &#8220;Ya ampun,&#8221; kata si Orang Tua dengan bercanda. &#8220;Kalau saja kita tadi turun sepuluh detik lebih awal, pasti taksi itu kita yang dapat, bukan?&#8221; Aku tertawa dan menangkap kata-kata candanya. &#8220;Lain kali aku akan lari lebih cepat.&#8221; &#8220;Itu dial&#8221; seru si Orang Tua, sambil menarik turun topinya yang aneh itu, menutupi telinganya. &#8220;Begitu harusnya!&#8221; Sebuah taksi lain mendekat dengan laitihat. Kubukakan pintu tak­si untuknya. Dia tersenyum dan melambaikan tangan saat taksi bergerak maju. Aku tak pernah melihatnya lagi. Sebulan kemudian, dia meninggal karena serangan jantung. Waktu sudah lama berlalu sejak siang hari berhujan di Manhattan itu. Tetapi, sampai sekarang, setiap kali aku memikirkan kata-kata “Kalau saja,&#8221; langsung kuganti menjadi &#8220;lain kali.&#8221; Kemudian, kutunggu saat terdengar &#8220;klik&#8221; dalam hatiku. Dan bila sudah kudengar, aku pun teringat pada si Orang Tua. Secercah keabadian. Namun, itulah secercah keabadian yang diinginkannya. Ranah &#8220;Kalau saja—&#8221; adalah ranah yang terbuka lebar. Meskipun tidak memiliki apa-apa yang ada harganya, ranah ini sungguh penuh godaan untuk selalu dikunjungi pada saat kita menghadapi masa-masa sulit atau ketika keadaar, tidak seperti yang kita harapkan. Sebaliknya, jalan menuju &#8220;Lain kali—&#8221; membuka seluruh bentang peluang dan lebih besar kemungkinannya membimbing kita menuju ranah kegigihan. Jadi, sekali lagi, bagian penting dari kegigihan dan maju ke depan adalah meninggalkan beban masa lalu. Musuh terbesar kegigihan adalah orang yang skeptis—yakni orang yang selalu bersikeras bahwa tak ada yang bisa di-lakukan lagi. Dalam &#8220;Ya, Aku Bisa&#8221; terdapat empat kisah pendek yang membangkitkan inspirasi tentang orang-orang yang membuktikan bahwa bersikap skeptis itu salah. http://topmdi.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/832/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=832&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/26/dua-kata-untuk-dihindari-dua-kata-untuk-diingat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Paannaaassssssssssssssss&#8230;..</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/11/paannaaassssssssssssssss/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/11/paannaaassssssssssssssss/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jul 2011 11:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=826</guid>
		<description><![CDATA[Damn&#8230; Panas hati gue&#8230; Ngelihat teman2 gue uda pada bertebaran di negara lain, gue masih di Depok, ngurusin bisnis laundry,  cellular dan IT yang terus gue usahain tuk maju. Padahal dari dulu gue sangat..sangat&#8230; pengen ke negeri orang, dari gue impikan terlebih dahulu dan berimajinasi seolah2 gue disana, eh malah teman2 gue yang duluan kesana. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=826&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Georgia,'Times New Roman','Bitstream Charter',Times,serif;">Damn&#8230;</span></span></p>
<p>Panas hati gue&#8230; Ngelihat teman2 gue uda pada bertebaran di negara lain, gue masih di Depok, ngurusin bisnis laundry,  cellular dan IT yang terus gue usahain tuk maju. Padahal dari dulu gue sangat..sangat&#8230; pengen ke negeri orang, dari gue impikan terlebih dahulu dan berimajinasi seolah2 gue disana, eh malah teman2 gue yang duluan kesana. Teman nongkrong gue di warkop juanda, margonda Depok hari ini sibuk dengan kerjanya di Marseille, Perancis. Prabu, teman gila ketika cari mangsang cewek2 cakep di UI uda di Turki lanjutin S2-nya untuk jadi dosen tetap di UI. Yang paling gue panas itu teman main kecil gue di Podomoro, Jakarta Utara, Fauzan, dia lulusan STM tapi sekarang di Osaka, Jepang. Negara yang gue pengenin banget tuk datang. Gue uda giat belajar bahasa jepang, budayanya sampai gue cari teman asli orang Jepang di Kober, dekat UI, demi mendalami karakteristik sana, kali2 aja gue bisa kesana, eh teman gue Fauzan yang kesana duluan. Barusan nyapa gue di Facebook, nanyain kabar dan kasih info dia sekarang uda di Jepang, disuruh nyusul. Gue tanya transport dan makan disana, dia bilang,&#8221; yah 50 jutalah untuk 2 hari disini&#8221; What!! Mahil amat. 50 juta cuma 2 hari disana. Tapi gue tetap optimis bisa kesana. Gue mesti suksesin bisnis ini dulu. Kali saja bisa biayai dari uang bisnis gue atau dengan coba ambil S2 disana melalui beasiswa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/826/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/826/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=826&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/11/paannaaassssssssssssssss/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keep Spirit to Get Our Dreams</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/08/keep-spirit-to-get-our-dreams/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/08/keep-spirit-to-get-our-dreams/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 16:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=819</guid>
		<description><![CDATA[To achieve our dreams, a lot of  obstacle, what its little or big. We dont give up or run fot it, face to this problem as a heroic. There is problem to finish, to increase value self in ourselves and how big our passion on the make our dreams. Successful person ever go through obstacle [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=819&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>To achieve our dreams, a lot of  obstacle, what its little or big. We dont give up or run fot it, face to this problem as a heroic. There is problem to finish, to increase value self in ourselves and how big our passion on the make our dreams. Successful person ever go through obstacle that.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/819/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/819/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=819&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2011/07/08/keep-spirit-to-get-our-dreams/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2011/06/25/806/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2011/06/25/806/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2011 12:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=806</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum, semoga baik2 saja. Akhirnya setelah sekian lama tidak menulis di blog, kesammpaia juga. Beberapa kali sudah menulis, saya save dulu, tidak jadi saya post. Sekarang dengan tema yang berbeda dan kondisi pikiran, batin yang berbeda pula. Hampir 3 hari ini saya dihinggapi perasaan akan haus sosok panutan. Hampir lebih 3 bulan saya sibuk oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=806&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum, semoga baik2 saja.</p>
<p>Akhirnya setelah sekian lama tidak menulis di blog, kesammpaia juga. Beberapa kali sudah menulis, saya save dulu, tidak jadi saya post. Sekarang dengan tema yang berbeda dan kondisi pikiran, batin yang berbeda pula. Hampir 3 hari ini saya dihinggapi perasaan akan haus sosok panutan. Hampir lebih 3 bulan saya sibuk oleh Laundry Kampoeng Tjoe Tji ku di kober, yang saya garap bersama dua temanku. Hambatan dalam berwirausaha beberapa kali terlihat pada awal2 membangun bisnis</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>+ Mau lanjutin ada pengajian alqur&#8217;an dan al hadist. Jadi prioritaskan ini dulu. Insya alloh disambung lain kali, secepatnya karena saya ingin sedikit curhat tentang kejadian yang saya alami beberapa bulan ini, semoga bermamfaat bagi yang membaca.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/806/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=806&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2011/06/25/806/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Senyummu Membuatku Ingin Kau Jadi Istriku Kelak</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2011/04/12/senyummu-membuatku-ingin-bersamamu-kelak/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2011/04/12/senyummu-membuatku-ingin-bersamamu-kelak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 09:55:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=779</guid>
		<description><![CDATA[Apakah senyum untukku? Sepertinya saya kenal kamu. Kamu tidak asing bagimu. Tetapi apakah benar senyum manis itu ditujukan untukku. Bila iya, betapa bahagianya saya disenyumkan oleh wajah teduh darimu. Namun bukankah kamu tidak kenal aku. Aku tidak yakin senyum teduh itu untukku. Tidak mungkin pula ditujukan untuk Yonki, temanku yang aku bonjengi di belakang motorku. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=779&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah senyum untukku? Sepertinya saya kenal kamu. Kamu tidak asing bagimu. Tetapi apakah benar senyum manis itu ditujukan untukku. Bila iya, betapa bahagianya saya disenyumkan oleh wajah teduh darimu. Namun bukankah kamu tidak kenal aku. Aku tidak yakin senyum teduh itu untukku. Tidak mungkin pula ditujukan untuk Yonki, temanku yang aku bonjengi di belakang motorku. Kau juga tidak kenal dia. Okey, Yonki memnag punya fisik yang unik, postur tubuhnya yang kecil nan menggemaska meskipun dia berumur 26 tahun, bila itu memang ditujukan untuk Yonki, sayangnya kamu tidak kenal juga. Rasa penasaranku sebagai manusia hadir, kuperhatikan belakangku, ada beberapa anak kecil berjalan tepat di belakangku. Ah, apakah senyum itu untuk mereka, bukan untukku. Betapa sedihnya diriku. Tapi siapakah kamu? aku sering lihat kamu. Aku harus cari tahu tentang kamu. &#8220;Yonk, itu siapa ya? kok gue seperti sering lihat&#8221; tanya saya pada Yonki. &#8220;Pemain sinetron kayaknya, tapi kenapa senyum ke gue&#8221; jawab Yonki dengan geer. &#8220;Hahaha&#8230; senyum ke gue tau&#8221; paksa saya. &#8220;Mirip artis KCB bukan sih!&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/779/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/779/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=779&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2011/04/12/senyummu-membuatku-ingin-bersamamu-kelak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Khusus Bagi Jomblo (consideration before marry)</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2010/08/19/khusus-bagi-jomblo-consideration-before-marry/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2010/08/19/khusus-bagi-jomblo-consideration-before-marry/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 02:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pria dan Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan alasan2 ekonomi. Lebih spesifiknya mungkin ingin punya rumah pribadi dulu, punya mobil dulu, punya gaji sekian juta dulu atau beberapa ratus juta untuk sebuah pesta pernikahan. Karenanya, sebelum mencapai pernikahan, para pria bekerja ekstra keras mengumpulkan uang demi kemapanan. Ini tidak salah. Sudah selayaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=762&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan alasan2 ekonomi. Lebih spesifiknya mungkin ingin punya rumah pribadi dulu, punya mobil dulu, punya gaji sekian juta dulu atau beberapa ratus juta untuk sebuah pesta pernikahan. Karenanya, sebelum mencapai pernikahan, para pria bekerja ekstra keras mengumpulkan uang demi kemapanan.</p>
<p>Ini tidak salah. Sudah selayaknya untuk punya kehidupan yang aman secara finansial saat berumah tangga dan memberikan kenyamanan bagi istri. Tapi, pada saat kemapanan itu sudah dimiliki, ada situasi yang bisa menjebak para pria.</p>
<p>Saat seorang pria sudah begitu kaya, maka semua jenis wanita akan datang kepada dia menawarkan cinta. Tapi akhirnya semua menjadi buram, apakah mereka datang karena cinta, atau mencintai uang kita. Sampai akhirnya sesuatu yang buruk terjadi, hingga kita menyesal kenapa kita bisa menjadi begitu kaya.</p>
<p>Wanita mana yang tidak akan datang bila kamu begitu tampan, cerdas, kaya dan muda? Semua ingin merasakan Jaguar-mu, tidur di atas Tempur Pedic-mu, tinggal di pent house-mu, dan berdampingan dengan pria berjas Kiton. Itu semua gambaran bahwa uang bisa memanipulasi perasaan. Dan parahnya, itu adalah uangmu!</p>
<p>Bila saat ini kamu memiliki mobil dan seorang pacar, kamu tidak akan pernah tahu, apakah wanita ini masih mencintamu kalau suatu saat kamu hanya naik sepeda motor. Bagaimana kalau kamu tak lagi punya rumah pribadi dan hanya ada tempe di atas meja makan. Tahukah kamu?</p>
<p>Tidak. Karena dia datang pada saat kamu bisa memberikannya kenyamanan2 finansial yang dia idam-idamkan. Cintakah yang kamu punya? Bukan. Kamu hanya memiliki wanita yang mencintai kenyamanan yang bisa kamu sediakan.</p>
<p>Beruntunglah bagi pasangan yang telah menikah dan mereka berdua memulainya dari bawah. Mensyukuri mobil mereka, karena mereka berdua pernah merasakan panas-hujan dengan sepeda motor. Menyenangi spring bed baru mereka, karena mereka berdua pernah tidur bersama di atas sebuah kasur busa kecil. Terharu dengan rumah pribadi mereka, karena dulu mereka pernah tinggal hanya di sebuah kost. Beruntunglah para pria yang memiliki wanita yang begitu mencintai mereka dan mendampingi di saat-saat berjuang menuju kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>Bila ini tidak juga mengubah pikiranmu, maka teruskanlah mengumpulkan uang dan berjuang menjadi tersohor. Sampai suatu saat kamu sadar, bahwa menjadi kaya seringkali adalah sebuah kutukan.</p>
<p>Survey juga membuktikan yg menerima pasangan apa adanya dan ga banyak menuntut lebih bertahan lama dan happy ending drpda yg cuma liat kendaraan</p>
<p>thanks for</p>
<div id="postmenu_264425676"><a href="http://www.kaskus.us/member.php?s=bebf79f8a5fd4523f7956c11800f6b7f&amp;u=672898">billy811</a> // &lt;![CDATA[//</div>
<div>kaskuser</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/762/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/762/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=762&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2010/08/19/khusus-bagi-jomblo-consideration-before-marry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Tak Terbalas</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2010/07/29/745/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2010/07/29/745/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 02:35:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Songs Written By Me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[Rasa ini padamu tak besar seperti dulu. Kau acukanku, mengikis rasa cintaku. Sikapmu menyakiti hatiku Menusuk-nusuk pikiranku. Hidupku tergganggu karenamu&#8230; Mengingatmu merusak tubuhku.. Sadar akan masa depanku.. Kuniatkan tuk melupkanmu jka kau tak berubah. Chorus : Kuharapkan kau peduli padaku.. Cinta bukan monolog, tapi dialog.. Ada feedback antara pasangan.. Tidak hanya dari diriku seorang&#8230; Kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=745&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasa ini padamu tak besar seperti dulu.<br />
Kau acukanku, mengikis rasa cintaku.<br />
Sikapmu menyakiti hatiku<br />
Menusuk-nusuk pikiranku.</p>
<p>Hidupku tergganggu karenamu&#8230;<br />
Mengingatmu merusak tubuhku..<br />
Sadar akan masa depanku..<br />
Kuniatkan tuk melupkanmu jka kau tak berubah.</p>
<p>Chorus :</p>
<p>Kuharapkan kau peduli padaku..<br />
Cinta bukan monolog, tapi dialog..<br />
Ada feedback antara pasangan..<br />
Tidak hanya dari diriku seorang&#8230;</p>
<p>Kau lebih peduli pada duniamu..<br />
Abaikankanku terbiasa bagimu..<br />
Mengingatku mungkin terasa berat bagimu..<br />
Atau tak terlintas di pikiranmu&#8230;</p>
<p>Cinta ini kuyakin tak akan lama..<br />
Karena mngenalmu begitu berat bagiku.<br />
Kelakuanmu sangat membingungkanku&#8230;<br />
Membuatku bodoh di depanmu..</p>
<p>Kuberharap bisa membuang bayangan dirimu..<br />
Jauh dari saraf memori otakku.<br />
Tak ada kata sayang dariku..<br />
Karena ku yakin kau tak menginginkan itu dariku&#8230;</p>
<p>Song Written By : Danu Rahmadianani<br />
For : Indah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=745&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2010/07/29/745/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indah</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2010/07/29/indah/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2010/07/29/indah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 02:26:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Songs Written By Me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Berapa kali aku harus bilang aku sayang padamu.. Memperhatikanmu, memberi apa maumu.. Pernahkah aku menyakitimu, membuatmu menangis. Seperti kekasihmu dulu, pernahkah.. Perhatianmu padaku membuat aku ragu&#8230; Akankah langkah kita akan berlanjut.. Sikap acuhmu.. Menambah keyakinanku bahwa kau tak sungguh cinta padaku.. Chorus : Aku tak bisa merubah diriku seperti yang kau minta. Memiliki sikap seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=742&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berapa kali aku harus bilang aku sayang padamu..<br />
Memperhatikanmu, memberi apa maumu..<br />
Pernahkah aku menyakitimu, membuatmu menangis.<br />
Seperti kekasihmu dulu, pernahkah..</p>
<p>Perhatianmu padaku membuat aku ragu&#8230;<br />
Akankah langkah kita akan berlanjut..<br />
Sikap acuhmu..<br />
Menambah keyakinanku bahwa kau tak sungguh cinta padaku..</p>
<p>Chorus :</p>
<p>Aku tak bisa merubah diriku seperti yang kau minta.<br />
Memiliki sikap seperti kekasihmu dulu..<br />
Itu bukan diriku sesungguhnya, akulah aku..</p>
<p>Menyukaimu membahagiakan hidupku..<br />
Banyak warna yang tumbuh pada diriku..<br />
Sekian lama ku mencari warna ini kembali<br />
Kuberharap itu ada padamu..</p>
<p>Cari saja kekasih selain diriku.<br />
Yang kau anggap pantas untukmu..<br />
Aku tak bisa memberi lebih padamu..<br />
Ini kemampuanku, inilah aku..</p>
<p>Indah, mungkin kau bukan istriku kelak..<br />
Bukan yang disampingku saat aku melangkah..<br />
Namun aku berterima kasih padamu..<br />
Telah memberi warna pada hidupku&#8230;</p>
<p>Song Written By : Danu Rahmadianani<br />
For : Indah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/742/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/742/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=742&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2010/07/29/indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bookmark Anu</title>
		<link>http://anudanu.wordpress.com/2010/03/30/bookmark-anu/</link>
		<comments>http://anudanu.wordpress.com/2010/03/30/bookmark-anu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 04:54:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anukumw</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anudanu.wordpress.com/?p=733</guid>
		<description><![CDATA[Agama : http://herman354.blogspot.com/2007/07/pakaian-laki2.html http://generus313.blogspot.com/ http://filmislam.blogspot.com/2008/04/dr-zakir-naik-vs-pastor-n-henry-pio.html http://id.wikipedia.org/wiki/Zakir_Naik http://www.albayyinat.net/jwb5tc.html http://www.hakekat.com/ http://ahmadfaruq.blogdetik.com/2009/02/05/kesalahankelemahan-albani/#comment-11 http://www.motivasi-islami.com/ Blog Teman : http://nurfarihinbohari.blogspot.com/ http://akusukagambar.blogspot.com/ http://www.karasanten.blogspot.com/ http://www.karasanten.blogspot.com/ http://ahmadfaruq.blogdetik.com/2009/02/05/kesalahankelemahan-albani/#comment-11<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=733&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agama :</p>
<ol>
<li>http://herman354.blogspot.com/2007/07/pakaian-laki2.html</li>
<li>http://generus313.blogspot.com/</li>
<li>http://filmislam.blogspot.com/2008/04/dr-zakir-naik-vs-pastor-n-henry-pio.html</li>
<li>http://id.wikipedia.org/wiki/Zakir_Naik</li>
<li>http://www.albayyinat.net/jwb5tc.html</li>
<li>http://www.hakekat.com/</li>
<li>http://ahmadfaruq.blogdetik.com/2009/02/05/kesalahankelemahan-albani/#comment-11</li>
<li>http://www.motivasi-islami.com/</li>
</ol>
<p>Blog Teman :</p>
<ol>
<li>http://nurfarihinbohari.blogspot.com/</li>
<li>http://akusukagambar.blogspot.com/</li>
<li>http://www.karasanten.blogspot.com/</li>
<li>http://www.karasanten.blogspot.com/</li>
</ol>
<div id="_mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:7px;width:1px;height:1px;overflow:hidden;">http://ahmadfaruq.blogdetik.com/2009/02/05/kesalahankelemahan-albani/#comment-11</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anudanu.wordpress.com/733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anudanu.wordpress.com/733/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anudanu.wordpress.com&amp;blog=9058093&amp;post=733&amp;subd=anudanu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anudanu.wordpress.com/2010/03/30/bookmark-anu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fe62acbd0fd10ed4a1d5d7847ebf1ba5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anukumw</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
